Apa itu kedewasaan?

Dewasa? Satu kata yang sangat sering diucapkan semua orang dan satu kata yang mempunyai beribu arti. Dewasa atau kedewasaan mungkin sama dengan cinta mempunyai banyak arti yang berbeda bagi setiap orang. Kedewasaan itu sebuah proses, sebuah proses yang pasti akan dirasakan dan dilewati oleh setiap orang. Kedewasaan bukan dinilai dari umur bahkan morfologi tubuh tapi kedewasaan itu dinilai dari sikap. Proses kedewasaan setiap orang pun berbeda-beda terkadang pertengkaran entah dari hubungan yang belum resmi seperti pacaran,sahabat,dan teman bahkan sampai pertengkaran dari hubungan resmi suami-istri,masalah dalam pekerjaan dan lainnya merupakan suatu proses yang sering terjadi dalam tahap kedewasaan. Dari hubungan tersebut banyak menimbulkan hal ketidakdewasaan sehingga pada saat itulah tahap kedewasaan seseorang dimulai dengan cara mereka menghadapinya.

Dalam menilai kedewasaan orang pun tidak ada tolak ukurnya karena dalam mengartikannya saja berbeda maka otomatis tolak ukur penilaian seseorang pun berbeda-beda namun menurut saya dewasa itu :

  • Kemampuan untuk mengambil suatu keputusan dalam hidupnya dan berani menghadapi setiap risiko atas pilihannya tersebut.
  • Tidak hanya memikirkan diri sendiri tetapi juga memikirkan kepentingan orang lain.
  • Tidak gegabah menghadapi suatu masalah.
  • Melihat segala sesuatunya dari berbagai sudut pandang.
  • Belajar dari kesalahan masa lalu.
  • Tegas terhadap diri sendiri.
  • Mampu membuat prioritas.
  • Tidak haus perhatian dari orang lain.
  • Tidak gampang terpengaruh dengan orang lain.
  • Dalam islam, dewasa adalah sudah mampu membedakan mana perintah Allah dan yang mana larangan Allah serta berusaha sebaik-baiknya untuk menjalankan perintahNya.

 

Ada pepatah yang mengatakan “Tua itu pasti tapi dewasa itu pilihan”. Yah memang benar, dewasa tidak lahir dengan sendirinya walaupun banyak yang mengatakan seperti itu namun pada kenyataannya kedewasaan tidak akan lahir tanpa usaha. Kedewasaan itu akan lahir jika terus berusaha untuk mengintrospeksi diri dan belajar memperbaiki diri. Adapaun menurut saya faktor yang mempengeruhi kedewasaan setiap orang yaitu :

 

 

  • Lingkungan Keluarga

Keluarga merupakan suatu faktor yang sangat penting dalam hal apapun. Dalam hal ini suasana keluarga bisa membentuk dan mendidik pola pikir dan tingkah laku seseorang. Jika dalam keluarga tersebut mengajarkan berfikir secara demokratis maka akan tercipta seseorang yang berfikir demokratis. Nah, begitu juga jika pada suatu keluarga mengajarkan berfikir dan bersikap secara dewasa dengan sewajarnya maka akan tercipta seperti itu. Namun itu pun tergantung pada kematangan berfikir individunya dan menyikapinya.

 

  • Lingkungan bergaul

Lingkungan yang terkadang dianggap sepeleh namun berbahaya. Disinilah salah satunya kita bisa dewasa atau tidak. Dalam memilih ataupun menentukan dengan siapa kita berteman atau bergaul. Jika kita bergaul dengan orang-orang yang sering berfikir negative maka hal ini akan membawa pemikiran kita akan sama dengan orang disekitar kita begitu sebaliknya jika kita bergaul dengan orang yang mempunyai pemikiran yang jernih,kritis,terbuka,mempunyai wawasan yang luas dan memotivasi maka pemikiran kita juga akan terbawa seperti itu. Maka dari itu carilah teman yang bisa membuat diri kita ke jalan yang lebih baik bukan yang hanya jalan ditempat bahkan mundur. Seperti juga halnya dalam memilih pasangan karena biasanya pasangan itulah yang bisa sangat mempengaruhi pemikiran kita, dalam memilih pilihlah seseorang yang bisa menuntun dan mengarahkan ke arah yang lebih baik dan tidak sia-sia bukan hanya mengajak untuk bersenag-senang atapun bahagia namun yang mengajak untuk senang dan sedih bersama, berjuang bersama, dan saling mengingatkan yang mana baik dan buruk serta tidak menuntut banyak hal namun sama-sama berusaha untuk mencapai tujuan yang sama. Pastinya menjalin hubungan yang bukan hanya 2 insan tersebut bahagia namun 2 insan tersebut mampu membahagiakan orang sekitarnya.

 

  • Membaca

Suatu hal yang jaman sekarang mungkin hal yang paling membosankan padahal dengan membaca kita bisa mengenal dunia. Dengan membaca kita bisa belajar untuk dewasa. Banyak orang yang bisa merubah dirinya menjadi dewasa ataupun lebih baik karena membaca buku motivasi dan sering menonton acara-acara motivasi. Jangan heran jika melihat orang yang sering membaca buku motivasi lebih semangat dan ceria dalam menjalankan setiap hal yang dilakukan. Jangan pernah meremehkan membaca.

 

Masa muda adalah waktunya untuk berkreasi,berprestasi sebanyak-banyaknya bukan untuk bergalau ria di social media. Setiap masa tidak akan pernah terulang maka dari itu dimasa muda sekarang gunakan sebaik mungkin. Sudah waktunya masa muda dan kedewasaan dijadikan suatu paket agar menghasilkan hal yang berguna. Investasikan diri menjadi pemuda/i yang dewasa dan berguna untuk diri sendiri,keluarga,teman/kerabat,bangsa,dan Negara. Kalau bukan dari sekarang melakukan perubahan, terus kapan? Dan kalau bukan dari diri sendiri, terus siapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s